Mendorong peran aktif generasi muda dalam memajukan sektor pertanian ramah lingkungan, digelar pelatihan pengolahan limbah organik di pemukiman warga. Pemuda desa di kawasan Duduksampeyan mendapatkan pembekalan teknis mengenai tata cara pembuatan pupuk cair berbahan dasar limbah rumah tangga dan kotoran ternak. Kegiatan edukatif ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan petani lokal pada penggunaan pupuk kimia buatan yang harganya mahal dan berpotensi merusak tanah. Para pemuda dilatih untuk mengubah limbah organik yang tak terpakai menjadi produk bernilai guna tinggi.
Dalam sesi praktik, para peserta diajarkan proses fermentasi bahan organik menggunakan mikroorganisme pengurai alami hingga menjadi larutan nutrisi tanaman. Penggunaan pupuk cair hasil racikan mandiri ini terbukti ampuh meningkatkan kesuburan tanah perkebunan dan memicu pertumbuhan tanaman menjadi lebih subur. Selain itu, biaya pembuatan pupuk organik ini sangat murah karena memanfaatkan sampah organik yang melimpah di lingkungan sekitar desa. Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi pemuda bahwa sektor pertanian menyimpan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan.
Kelompok pemuda desa yang telah dilatih berencana mendirikan unit usaha mandiri untuk memproduksi dan memasarkan pupuk organik racikan mereka. Produk pupuk cair ramah lingkungan ini akan dikemas dalam kemasan menarik dan dijual kepada para petani di wilayah Gresik dan sekitarnya. Langkah wirausaha muda ini disambut gembira oleh pemerintah desa karena dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran pemuda. Sektor pertanian desa kini mulai dilirik kembali oleh generasi muda sebagai pilihan karir yang membanggakan.
Para petani senior di desa menyambut hangat terobosan kreatif yang diciptakan oleh generasi muda karang taruna ini. Banyak petani yang mulai mengaplikasikan hasil pupuk buatan pemuda tersebut pada tanaman padi dan sayuran mereka dengan hasil yang memuaskan. Efisiensi biaya pembelian pupuk kimia dapat ditekan hingga separuh harga, sehingga keuntungan panen petani menjadi meningkat. Sinergi antara pemikiran modern generasi muda dan pengalaman petani senior menciptakan era baru pertanian organik yang berkelanjutan.
Program pelatihan wirausaha tani berbasis lingkungan ini akan terus dikembangkan dengan skala produksi yang lebih besar dan bersertifikat resmi. Pihak dinas pertanian siap memberikan bantuan alat penyaringan dan pengemasan modern untuk mendukung produktivitas kelompok pemuda tersebut. Diharapkan Desa Duduksampeyan dapat bertransformasi menjadi pusat percontohan mandiri pupuk organik di daerahnya. Inovasi pemuda menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan dan kelestarian alam desa.